Kadis Koperasi NTT Pastikan Bentrok di Desa Waiburak Tidak Terkait Kopdes Merah Putih
Kadis Koperasi NTT Pastikan Bentrok di Desa Waiburak Tidak Terkait Kopdes Merah Putih-dok.istimewa-
NTT.DISWAY.ID - Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Nusa Tenggara Timur Linus Lusi menegaskan bentrok antar warga Desa Waiburak dan Desa Narasaosina, Kecamatan Adona Timur, Kabupaten Flores Timur yang baru-baru ini adalah akibat perebutan diubah akibat klaim hak atas tanah ulayat dan tidak ada kaitan dengan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
"Ini adalah konflik antar warga yang sudah berlangsung sangat lama dan turun temurun yang belum terselesaikan hingga sekarang. Masing-masing mengklaim tanah tersebut sebagai miliknya," kata Linus Lusi dalam keterangannya, Rabu (25/3).
Sebelumnya, beredar berita terjadi bentrok hingga menimbulkan korban yang melibatkan warga Desa Waiburak dan Desa Narasaosina, Kabupaten Flores Timur yang dipicu oleh dugaan rencana pemanfaatan lahan untuk pembangunan Kopdes Merah Putih.
BACA JUGA:Minyakita Langka Saat Ramadan, Ternyata Ini Penyebab Utamanya—Bukan Sekadar Ulah Pedagang!
Ia menegaskan, belum ada pembangunan Kopdes Merah Putih di desa tersebut. Dipastikannya, untuk pembangunan Kopdes Merah Putih, harus menggunakan tanah yang statusnya clean and clear, tidak boleh ada sengketa.
"Kami tidak akan mencari tanah yang berstatus sengketa untuk pembangunan Kopdes Merah Putih," tegasnya.
Pasca bentrok kedua desa tersebut Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Lalaleka dan Wakil Gubernur Johanis Asadoma menugaskan kami ke lokasi tersebut bersama Forkompimda ,Ketua DPRD, Kapolres, Perwakilan kajari, Plt Kesbapol, Sekwan, Perwakilan Dandim,Camat Adonara Timur turun ke desa.
BACA JUGA:BTN Ubah Wajah Layanan, Ekspansi Ditopang Operasional Modern
"Sekarang sedang diupayakan proses damai dari pihak yang berkonflik dengan melakukan media yang melibatkan tokoh-tokoh dari kedua desa," kata Linus.
Sumber: