Mengenal Uma Mbatangu, Rumah Adat Sumba dengan Atap Menjulang ke Langit

Mengenal Uma Mbatangu, Rumah Adat Sumba dengan Atap Menjulang ke Langit

Mengenal Uma Mbatangu, rumah adat Sumba dengan atap menjulang yang memiliki nilai arsitektur, sosial dan budaya masyarakat setempat.--

NTT.DISWAY.ID - Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), tidak hanya dikenal karena bentang alam dan tradisi budayanya. Pulau ini juga memiliki kekayaan arsitektur tradisional yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat, salah satunya Uma Mbatangu.

Uma Mbatangu dikenal sebagai rumah bermenara atau rumah dengan bagian atap yang menjulang tinggi. Bentuk tersebut menjadi salah satu ciri paling mudah dikenali dari rumah tradisional Sumba.

Pemerintah Provinsi NTT menyebut Uma Mbatangu juga dikenal dengan nama Uma Bokulu, yang berarti rumah besar, sedangkan istilah Uma Mbatangu merujuk pada rumah menara. Bangunannya menggunakan material alami seperti kayu, bambu dan jerami atau alang-alang.

BACA JUGA:Tak Hanya Pantai, Ini 5 Destinasi Wisata Sumba yang Padukan Alam dan Budaya

Atap Menjulang Jadi Ciri Khas

Hal yang paling mencolok dari Uma Mbatangu adalah bentuk atapnya. Bagian tengah atap dibuat menjulang tinggi sehingga menyerupai sebuah menara.

Dokumen Museum Nasional menjelaskan bahwa rumah tradisional Sumba berbentuk rumah panggung dan memiliki tiga bagian utama, yakni bagian bawah, tengah dan atas. Bagian paling atas berupa menara dikenal sebagai mbatangu, yang kemudian menjadi salah satu alasan rumah tersebut disebut Uma Mbatangu.

Atap rumah secara tradisional menggunakan alang-alang. Sementara bagian badan rumah memanfaatkan material seperti kayu dan bambu.

Penggunaan bahan-bahan alami tersebut menunjukkan bagaimana masyarakat Sumba memanfaatkan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar dalam membangun tempat tinggal.

Terdiri dari Beberapa Bagian

Uma Mbatangu tidak hanya memiliki bentuk yang khas, tetapi juga mempunyai pembagian ruang yang berkaitan dengan fungsi kehidupan masyarakat.

Secara umum, rumah tradisional Sumba memiliki bagian bawah, tengah dan atas. Bagian bawah berada di kolong rumah, bagian tengah menjadi ruang kehidupan manusia, sedangkan bagian atas berupa menara.

Pembagian tersebut juga memiliki keterkaitan dengan pandangan kosmologis masyarakat Sumba.

Indonesia.travel menjelaskan bahwa Rumah Sumba atau Uma Mbatangu memiliki makna simbolis yang berkaitan dengan dunia atas, dunia manusia dan dunia bawah. Rumah tersebut juga memiliki fungsi sosial dan spiritual dalam kehidupan masyarakat.

Berkaitan dengan Kepercayaan Marapu

Keunikan Uma Mbatangu tidak dapat dilepaskan dari budaya dan kepercayaan masyarakat Sumba.

Dalam tradisi Sumba, rumah adat memiliki hubungan dengan Marapu, yang berkaitan dengan penghormatan terhadap leluhur dan kehidupan spiritual masyarakat.

Sumber:

Berita Terkait