NTT.DISWAY.ID - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Barat resmi membuka Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) 2025 di Hotel Santika Padang (Rabu 27 November 2025) dengan mengusung tema “Optimalisasi Program 3 Juta Rumah untuk Kesejahteraan Sumatera Barat.”
Pembukaan berlangsung dengan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan strategis, mulai dari pemerintah daerah, kementerian, perbankan, asosiasi dunia usaha, hingga pimpinan KADIN kabupaten/kota se-Sumatera Barat.
Hadir dalam acara tersebut jajaran Forkompimda, perwakilan KADIN Indonesia Bapak Erwin Aksa, Staf Ahli Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Bapak Budi Permana, Staf Khusus Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Bapak Endang Hari Kawidjaja, serta para pimpinan asosiasi dan perbankan serta mitra strategis dunia usaha.
Ketua KADIN Sumatera Barat Ir Buchari Bachter dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak sehingga Rapimprov tahun ini dapat terselenggara dengan baik. Ia menegaskan bahwa tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi dan kebutuhan pembangunan daerah.
“Ada masyarakat Sumatera Barat yg sudah menempati rumah milik sendiri, namun masih ada lebih dari seperempat keluarga yang belum memiliki dan membutuhkan hunian layak.
Rumah tidak layak huni masih menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Program 3 juta rumah merupakan momentum besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumbar,” ujarnya.
Melalui program perumahan, dunia usaha dinilai memiliki peran signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Sektor ini menciptakan rantai nilai yang luas, mulai dari konstruksi, industri material bangunan, UMKM lokal, hingga pembiayaan dan jasa keuangan.
Selain itu, sektor perumahan juga membuka peluang kolaborasi yang lebih inklusif antara dunia usaha, perbankan, dan pemerintah daerah.
Rapimprov 2025 diharapkan menghasilkan tiga keluaran utama, yaitu:
- Peta jalan pembangunan perumahan daerah yang selaras dengan target nasional.
- Rekomendasi kebijakan konkret dan implementatif yang dapat langsung ditindaklanjuti.
- Strategi kolaboratif untuk memastikan pemerataan pembangunan perumahan di seluruh kabupaten/kota di Sumatera Barat.
Ketua KADIN Sumbar menegaskan bahwa tujuan akhir Rapimprov ini adalah menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. “Program 3 juta rumah jangan berhenti sebagai target nasional, tetapi harus betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sumatera Barat,” tutupnya.
Acara dilanjutkan dgn Talkshow dan rapat pimpinan para ketua KADIN kabupaten kota se Sumatera barat dengan seruan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha untuk menciptakan pembangunan perumahan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Sumatera Barat.