Ini Motif Pembunuh Anak Politisi PKS, Awal jadi Maling

Rabu 07-01-2026,09:01 WIB
Reporter : Dimas Satriyo Nugroho
Editor : Dimas Satriyo Nugroho

Ia juga mengungkap kalau pelaku AH menderita penyakit kanker.

"Dari 2020 yang bersangkutan menderita cancer nasofari stadium 3, rutin tiap minggu kontrol kemotherapi di RS S daerah Semanggi," katanya.

Hal itu, kata dia, mendorong pelaku untuk melakukan tindakan pidana.

"Sempat chat ke istrinya, apabila keadaan semakin amblas, yang bersangkutan akan melakukan tindak kriminal," ucap Dian.

Namun saat itu sang istri menjawab 'Astaghfirullah'.

"Ini chat pada 16 pagi pukul 09.00 sebelum kejadian di BBS yakni pada pukul 13.00," kata AKBP Dian Setyawan lagi.

 

Korban dipilih acak

Pelaku melakukan aksinya secara acak ke rumah-rumah di kawasan elite.

Saat hujan lebat, ia memencet bel di rumah korban sebanyak empat kali.

Karena tak ada respon, pelaku AH kemudian memanjat masuk ke dalam rumah.

"Setelah masuk menuju ke lorong, mencongkel jendela di kamar pembantu. Pelaku masuk ke TKP, menggunakan masker, helm full face, sepatu, sarung tangan," kata dia lagi.

Di lantai 1, kata dia, pelaku kemudian melihat brankas besar dan mencoba membukanya.

"Setelah otak atik dan tidak berhasil, yang bersangkutan naik ke lantai 2," tuturnya.

Saat itu ia melihat pintu kamar korban A dalam kedaan tertutup, lalu membukanya.

"Lihat korban sedang main HP di atas kasur. Korban menghampiri, pelaku memberi kode 'diam'. Sempat nanya, ayahmu di mana?," kata pelaku.

Kategori :