Wagub NTT Tekankan Pentingnya Doa dan Kepemimpinan Berkarakter di Camp Pemuda GMIT

Jumat 17-07-2026,12:13 WIB
Reporter : Syahdan
Editor : Syahdan

NTT.DISWAY.ID - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, menegaskan bahwa doa dan firman Tuhan merupakan fondasi utama dalam meraih kesuksesan sejati. Menurutnya, kerja keras harus selalu dibarengi dengan ketergantungan kepada Tuhan agar setiap usaha memperoleh hasil terbaik.

Hal tersebut disampaikan Johni Asadoma saat menjadi pembicara dalam kegiatan Camp Pemuda GMIT Kefas Oetete yang digelar di Aula Taman Wisata Boneana, Kabupaten Kupang, Jumat (10/7/2026).

"Doa dan firman Tuhan adalah senjata yang dahsyat. Setelah semua usaha dan kerja keras kita lakukan, maka pada akhirnya otoritas Tuhanlah yang akan membawa kita pada kesuksesan, pencapaian tertinggi, dan kebahagiaan sejati. Menggantungkan diri pada Tuhan itu hukumnya mutlak," ujar Johni.

BACA JUGA:Wagub NTT Sebut Gereja Berperan Penting Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan di NTT

Di hadapan para peserta, Johni menekankan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual maupun kerja keras, tetapi juga oleh kedekatan hubungan dengan Tuhan.

Ia membagikan pengalaman pribadinya dalam meniti karier hingga dipercaya menjabat sebagai Wakil Gubernur NTT. Menurutnya, kebiasaan mengawali hari dengan doa menjadi salah satu kekuatan yang membantunya menghadapi berbagai tantangan hidup.

"Saya memulai hari selalu dengan doa. Berani untuk bersaksi dalam pelayanan dan selalu mengandalkan Tuhan serta bersandar pada-Nya. Akibatnya, Tuhan selalu memberi jalan dan kekuatan saat menghadapi kesulitan. Mengapa kita tidak pernah kekurangan? Karena kita bersandar kepada Tuhan sebagaimana firman-Nya dalam Yeremia 17:7 yang mengatakan: Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN," ungkapnya.

Johni mengingatkan bahwa perjalanan hidup tidak selalu berjalan mulus. Menurutnya, setiap tantangan dan cobaan merupakan bagian dari proses pembentukan karakter serta penguatan iman seseorang.

"Tuhan tidak selalu memberi kondisi yang instan. Tidak selamanya kita langsung sukses, tetapi di situlah iman kita diuji. Iman yang kokoh dan ketekunan dalam doa akan membuat kita siap menghadapi setiap tantangan. Itulah yang membawa kita pada kesuksesan sejati," jelasnya.

Selain membahas pentingnya kehidupan rohani, Johni juga mengajak para pemuda untuk membangun jiwa kepemimpinan yang berlandaskan iman. Ia menilai seorang pemimpin harus memiliki keberanian mengambil keputusan, mengutamakan kepentingan bersama, serta memiliki empati terhadap sesama.

Ia juga mendorong generasi muda mulai melatih kemampuan memimpin sejak dini dengan mengembangkan potensi, mengasah talenta, dan membangun mental yang kuat agar siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Melalui Camp Pemuda GMIT Kefas yang mengusung tema "Growing in Christ Together in Love" berdasarkan Kolose 3:14, Johni berharap lahir generasi muda yang unggul, tidak hanya secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, integritas, kepedulian sosial, serta takut akan Tuhan.

"Ingat ini baik-baik, anak-anak sekalian. Agar hidupmu memiliki tujuan yang jelas, arah yang benar, serta senantiasa memuliakan nama Tuhan, menjadi kebanggaan keluarga dan berdampak positif dalam membantu sesama," tutup Johni.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua UPP Pemuda GMIT Kefas Pdt. Aplonia Gaspersz, Pnt. Hetty Beda-Katu, serta seluruh peserta Camp Pemuda GMIT Kefas.

Kategori :