Sebagian orang lebih sering mengalami gangguan lambung, rasa tidak nyaman pada perut, hingga meningkatnya asam lambung setelah sering begadang. Kebiasaan mengonsumsi camilan larut malam juga dapat memperburuk kondisi tersebut.
7. Kulit Kusam dan Cepat Menua
Mengutip Vinmec, kulit melakukan proses regenerasi secara optimal saat tidur.
Jika sering begadang, proses tersebut terganggu sehingga kulit tampak kusam, kering, mudah berjerawat, serta muncul garis-garis halus lebih cepat. Selain itu, lingkaran hitam dan kantung mata juga lebih mudah terlihat sehingga wajah tampak lelah.
8. Mata Mudah Lelah
Begadang umumnya disertai penggunaan ponsel, komputer, atau perangkat elektronik dalam waktu lama.
Akibatnya, mata bekerja lebih keras sehingga mudah terasa kering, perih, dan lelah. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini berpotensi mengganggu kesehatan mata.
9. Emosi Menjadi Tidak Stabil
Kurang tidur bukan hanya memengaruhi kesehatan fisik, tetapi juga kondisi mental.
Orang yang sering begadang cenderung lebih mudah stres, cemas, mudah marah, serta kesulitan mengendalikan emosi. Kreativitas dan kemampuan menyelesaikan masalah pun dapat mengalami penurunan.
Selain itu, kurang tidur yang berkepanjangan juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko gangguan kesehatan mental.
Untuk mengurangi dampak buruk begadang, usahakan kembali ke pola tidur yang sehat setelah harus tidur larut sesekali.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain tidur selama 7–9 jam setiap malam, mengurangi konsumsi kafein menjelang waktu tidur, membatasi penggunaan ponsel atau perangkat elektronik sebelum tidur, menciptakan kamar yang nyaman dan tenang, rutin berolahraga, serta mengonsumsi makanan bergizi dan memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
Dengan menerapkan pola tidur yang baik, tubuh memiliki kesempatan untuk melakukan proses pemulihan secara optimal sehingga kesehatan fisik maupun mental tetap terjaga.