Dari Buah hingga Secangkir Kopi, Begini Proses Pengolahan Biji Kopi

Dari Buah hingga Secangkir Kopi, Begini Proses Pengolahan Biji Kopi

Mengenal proses pengolahan kopi dari buah yang dipanen, pengeringan, roasting, penggilingan hingga siap diseduh menjadi secangkir kopi.--Ilustrasi

NTT.DISWAY.ID - Secangkir kopi yang biasa dinikmati pada pagi atau sore hari melewati proses panjang sebelum akhirnya siap diseduh. Dari buah kopi yang dipetik di perkebunan, bijinya harus melalui sejumlah tahapan pengolahan hingga menghasilkan biji kopi yang siap disangrai.

Proses tersebut turut menentukan karakter akhir kopi, mulai dari aroma, rasa, tingkat keasaman hingga teksturnya ketika diseduh.

Indonesia sendiri memiliki berbagai daerah penghasil kopi dengan karakter berbeda. Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi salah satu wilayah yang memiliki tradisi dan potensi perkebunan kopi, khususnya di sejumlah wilayah Flores dan daerah pegunungan lainnya.

Lantas, bagaimana perjalanan buah kopi hingga menjadi minuman yang kita kenal?

BACA JUGA:Arti Mimpi Minum Kopi, Benarkah Berkaitan dengan Kondisi Emosional?

1. Buah Kopi Dipanen

Tahap pertama dimulai dari pemanenan buah kopi atau yang sering disebut coffee cherry.

Buah kopi yang sudah matang umumnya memiliki warna merah, meskipun warna kematangan dapat berbeda tergantung varietasnya. Petani biasanya memilih buah yang telah mencapai tingkat kematangan yang sesuai untuk dipanen.

Pemetikan buah yang matang secara optimal penting karena tingkat kematangan dapat memengaruhi kualitas biji dan karakter rasa yang dihasilkan.

Setelah dipanen, buah kemudian disortir untuk memisahkan buah yang matang dari buah yang belum matang, rusak, atau memiliki kualitas kurang baik.

2. Buah Kopi Diproses untuk Mengambil Bijinya

Setelah melalui penyortiran, buah kopi diproses untuk memisahkan bagian kulit dan daging buah dari bijinya.

Ada beberapa metode pengolahan kopi yang umum digunakan, salah satunya washed process, natural process, dan honey process.

Pada metode natural, buah kopi dikeringkan dalam kondisi masih utuh sehingga biji berada di dalam buah selama proses pengeringan.

Sementara itu, pada metode washed, kulit dan sebagian besar daging buah dihilangkan sebelum biji menjalani proses pencucian dan pengeringan.

Adapun honey process berada di antara keduanya. Kulit buah dilepas, tetapi sebagian lapisan lendir atau mucilage masih dibiarkan menempel pada biji ketika dikeringkan.

Sumber: